- 1 1. Apa Itu Mermaid?
- 2 2. Penggunaan Dasar Mermaid
- 3 3. Membuat Diagram dengan Mermaid.js
- 4 4. Cara Menggunakan Mermaid di WordPress
- 5 6. Ringkasan
1. Apa Itu Mermaid?
Gambaran Umum dan Fitur Utama Mermaid
Mermaid adalah pustaka JavaScript yang memungkinkan Anda membuat diagram dan bagan menggunakan definisi berbasis teks. Dengan alat ini, Anda dapat menghasilkan diagram visual dengan mudah hanya dengan menulis kode. Karena memungkinkan Anda untuk dengan cepat membuat flowchart, diagram urutan, bagan Gantt, dan lainnya, alat ini banyak digunakan oleh pengembang perangkat lunak, manajer proyek, dan banyak lainnya.
Salah satu kekuatan terbesar Mermaid adalah Anda dapat mendefinisikan diagram hanya menggunakan kode. Ini membuatnya mudah untuk mengedit dan mengelola diagram tanpa bergantung pada GUI. Mermaid juga terintegrasi ke platform seperti GitHub dan Notion, memberikan fleksibilitas untuk digunakan dalam banyak situasi berbeda.
Kasus Penggunaan Utama dan Manfaat Mermaid
Kasus Penggunaan
- Membuat flowchart dan diagram urutan untuk pengembangan perangkat lunak.
- Membuat bagan Gantt untuk perencanaan proyek.
- Menambahkan representasi visual ke file Markdown dan dokumentasi Wiki.
Manfaat
- Sintaks sederhana: Anda dapat menulisnya seperti kode pemrograman, sehingga bahkan pemula dapat menggunakannya dengan mudah.
- Manajemen berbasis kode: Anda dapat mengelola versi menggunakan alat kontrol sumber (misalnya, Git).
- Pembuatan dan pembaruan cepat: Perubahan diagram tercermin segera hanya dengan mengedit kode.
- Keterluasan dan kustomisasi: Anda dapat menyesuaikan desain dengan CSS dan memperluas fungsionalitas dengan JavaScript.
2. Penggunaan Dasar Mermaid
Cara Instalasi
Mermaid.js dapat diinstal dengan dua cara: menggunakan tautan CDN atau menggunakan npm.
1. Menggunakan Tautan CDN
Tambahkan tag script berikut ke file HTML Anda.
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8" />
<script type="module">
import mermaid from 'https://cdn.jsdelivr.net/npm/mermaid@10/dist/mermaid.esm.min.mjs';
mermaid.initialize({ startOnLoad: true });
</script>
</head>
<body>
<div class="mermaid">
graph TD;
A-->B;
A-->C;
B-->D;
C-->D;
</div>
</body>
</html>
2. Menggunakan npm
Jika Anda memiliki lingkungan Node.js yang siap, Anda dapat menginstalnya dengan perintah berikut.
npm install mermaid
Dengan metode ini, Anda dapat mengintegrasikan Mermaid sebagai bagian dari proyek JavaScript.
Sintaks dan Tata Bahasa Dasar
Dengan Mermaid.js, Anda dapat membuat diagram menggunakan sintaks berbasis teks yang intuitif. Berikut adalah beberapa contoh umum.
1. Flowchart
Berikut adalah contoh definisi flowchart.
graph TD;
A[Start] --> B[Process 1]
B --> C[Process 2]
C --> D[End]
2. Diagram Urutan
Diagram urutan yang menunjukkan alur kerja sistem dapat ditulis seperti ini.
sequenceDiagram
participant A as User
participant B as Server
A->>B: Send request
B-->>A: Return response
3. Bagan Gantt
Bagan Gantt yang berguna untuk manajemen proyek dapat ditulis sebagai berikut.
gantt
title Project Plan
dateFormat YYYY-MM-DD
section Planning
Task A :a1, 2024-01-01, 10d
Task B :a2, after a1, 7d
Task C :a3, after a2, 5d
Jenis Diagram yang Didukung
Mermaid.js mendukung jenis diagram dan bagan berikut.
- Flowchart : Menunjukkan alur proses.
- Diagram urutan : Memvisualisasikan protokol komunikasi dan prosedur.
- Bagan Gantt : Digunakan untuk manajemen proyek dan penjadwalan.
- Diagram kelas : Digunakan untuk desain berorientasi objek.
- Diagram keadaan : Mewakili transisi keadaan.
- Bagan lingkaran : Memvisualisasikan proporsi data.

3. Membuat Diagram dengan Mermaid.js
Cara Menyematkan Mermaid di HTML
Mermaid.js dapat dengan mudah disematkan ke HTML. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk membuat diagram.
1. Struktur HTML Dasar
Kode berikut menunjukkan contoh minimal penggunaan Mermaid.js dalam file HTML.
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8" />
<title>Mermaid Diagram</title>
<script type="module">
import mermaid from 'https://cdn.jsdelivr.net/npm/mermaid@10/dist/mermaid.esm.min.mjs';
mermaid.initialize({ startOnLoad: true });
</script>
</head>
<body>
<h1>Flowchart Example</h1>
<div class="mermaid">
graph TD;
A[Start] --> B[Process 1]
B --> C[Process 2]
C --> D[End]
</div>
</body>
</html>
2. Menampilkan Beberapa Diagram
Jika Anda ingin menampilkan beberapa diagram, tambahkan beberapa tag div dalam HTML Anda seperti ini.
<div class="mermaid">
graph TD;
A --> B;
B --> C;
</div>
<div class="mermaid">
sequenceDiagram
participant A as User
participant B as Server
A->>B: Send request
B-->>A: Return response
</div>
Inisialisasi dan Konfigurasi dengan JavaScript
1. Pengaturan Inisialisasi
Kode berikut menginisialisasi Mermaid.js secara programatis.
mermaid.initialize({
startOnLoad: true,
theme: 'forest',
flowchart: { curve: 'basis' },
});
Dengan konfigurasi ini, tema diubah menjadi forest, dan garis flowchart disesuaikan untuk menggunakan tepi melengkung.
2. Menambahkan Diagram Secara Dinamis
Contoh berikut menunjukkan cara menghasilkan diagram secara dinamis menggunakan JavaScript.
const code = `
graph LR;
X[Start] --> Y[Next step];
Y --> Z[End];
`;
const element = document.querySelector('#dynamicChart');
element.innerHTML = code;
mermaid.init(undefined, element);
Contoh Kode Praktis dan Penjelasan
Contoh 1: Membuat Diagram Urutan
<div class="mermaid">
sequenceDiagram
participant User as User
participant Server as Server
User->>Server: Data request
Server-->>User: Data response
</div>
Contoh 2: Membuat Diagram Gantt
<div class="mermaid">
gantt
title Project Schedule
dateFormat YYYY-MM-DD
section Development Phase
Design :done, 2024-01-01, 2024-01-07
Implementation :active, 2024-01-08, 2024-01-20
Testing :2024-01-21, 2024-01-30
</div>
4. Cara Menggunakan Mermaid di WordPress
Pengenalan Plugin dan Pengaturan
Jika Anda ingin menggunakan Mermaid.js di WordPress, cara termudah adalah menginstal plugin khusus. Berikut beberapa opsi populer.
1. Plugin Mermaid – “Mermaid Markdown Syntax Highlighting”
Plugin ini memungkinkan Anda menggunakan sintaks Mermaid langsung di dalam postingan Anda.
Langkah Instalasi
- Masuk ke dasbor admin WordPress.
- Dari menu, klik Plugins → Add New.
- Di kotak pencarian, ketik Mermaid Markdown Syntax Highlighting.
- Instal plugin dan aktifkan.
Langkah Konfigurasi
- Setelah aktivasi, Anda dapat menyesuaikan opsi dasar dari layar pengaturan.
- Sesuaikan pengaturan seperti tema dan auto-load on start.
Cara Menampilkan Diagram dalam Postingan
Setelah menginstal plugin, Anda dapat menampilkan diagram dalam postingan Anda menggunakan shortcode seperti berikut.
Contoh: Menyisipkan Flowchart
[mermaid]
graph TD;
A[Start] --> B[Process 1]
B --> C[Process 2]
C --> D[End]
[/mermaid]
Contoh: Menyisipkan Diagram Urutan
[mermaid]
sequenceDiagram
participant User
participant Server
User->>Server: Send request
Server-->>User: Return response
[/mermaid]
Contoh: Menyisipkan Diagram Gantt
[mermaid]
gantt
title Project Plan
dateFormat YYYY-MM-DD
section Development
Design :done, 2024-01-01, 2024-01-07
Implementation :active, 2024-01-08, 2024-01-20
Testing :2024-01-21, 2024-01-30
[/mermaid]
Catatan dan Pemecahan Masalah
1. Apa yang Harus Dilakukan Jika Diagram Tidak Tampil
- Penyebab 1: Plugin tidak diaktifkan dengan benar. → Periksa kembali pengaturan plugin dan pastikan plugin diaktifkan.
- Penyebab 2: Skrip Mermaid.js tidak dimuat. → Mungkin ada konflik dengan tema atau plugin lain, jadi nonaktifkan plugin satu per satu untuk mengidentifikasi konflik.
2. Pengaturan Manual Tanpa Plugin
Jika Anda tidak ingin menggunakan plugin, Anda juga dapat menyematkan Mermaid.js secara manual dengan menambahkan kode berikut ke functions.php tema Anda.
.“` function add_mermaid_script() { echo ‘‘; } add_action(‘wp_footer’, ‘add_mermaid_script’);
## 5. Praktik Terbaik untuk Menggunakan Mermaid
### Cara Mengelola Diagram Kompleks
#### 1. Membagi dan Mengatur Kode Anda
Saat membuat diagram yang kompleks, jaga kode Anda tetap teratur dengan mengikuti tips berikut.
* **Tambahkan komentar untuk setiap bagian**
%% Start of the flowchart graph TD; A[Start] –> B[Process 1] %% Branching logic B –> C[Process 2] B –> D[Process 3]
* **Buat templat dan gunakan kembali** Untuk proyek besar, menyiapkan templat dan menjaga konsistensi di seluruh diagram penting.
#### 2. Kelola Diagram dalam File Eksternal
Alih-alih menyematkan kode Mermaid langsung ke dalam file HTML atau Markdown, Anda dapat menyimpannya dalam file eksternal. Ini meningkatkan kemampuan pemeliharaan.
Contoh: Simpan kode Mermaid dalam file bernama **diagram.mmd** dan muat dari HTML.
### Kustomisasi dan Pengaturan Tema
#### 1. Terapkan Tema
Mermaid.js menyertakan beberapa tema bawaan, memungkinkan Anda beralih ke gaya yang menarik secara visual dengan mudah.
**Daftar Tema**
* Default
* Dark
* Forest
* Neon
**Contoh Konfigurasi**
mermaid.initialize({ theme: ‘dark’, });
#### 2. Terapkan CSS Kustom
Jika Anda menginginkan penyesuaian desain yang lebih detail, Anda dapat mendefinisikan gaya dengan CSS.
.mermaid text { font-family: Arial, sans-serif; fill: #333; }
### Pertimbangan Kinerja
#### 1. Sesuaikan Waktu Inisialisasi
Alih-alih menginisialisasi diagram saat halaman dimuat, Anda dapat menginisialisasi Mermaid hanya ketika pengguna membutuhkannya. Ini mengurangi beban pemrosesan.
const config = { startOnLoad: false, };
mermaid.initialize(config);
// Render only when needed document.getElementById(‘render-btn’).addEventListener(‘click’, () => { mermaid.init(); }); “`
2. Konversi ke Gambar Statis
Jika kinerja sangat penting, Anda dapat mengekspor diagram yang dihasilkan Mermaid sebagai file gambar dan menggunakannya sebagai gambar statis. Ini meminimalkan beban pada browser.
6. Ringkasan
Nilai dan Kemudahan Mermaid.js
Mermaid.js adalah pustaka JavaScript yang kuat yang memungkinkan Anda membuat diagram menggunakan definisi berbasis kode. Karena dapat dengan mudah merender banyak jenis diagram—seperti flowchart, diagram urutan, dan diagram Gantt—ini menjadi alat yang sangat berguna bagi pengembang dan manajer proyek.
Salah satu keunggulan terbesar pustaka ini adalah sintaks yang sederhana memungkinkan Anda membuat diagram kompleks secara efisien. Ia juga dapat diintegrasikan dengan platform CMS seperti WordPress, menjadikannya cara yang luar biasa untuk menyajikan informasi visual dalam posting blog dan dokumentasi teknis.
Tinjauan Setiap Bagian
- Apa itu Mermaid Kami menjelaskan gambaran umum dasar Mermaid.js, kasus penggunaan, dan manfaat mengadopsinya.
- Penggunaan dasar Mermaid Kami memperkenalkan dasar-dasar penggunaan praktis, mulai dari metode instalasi hingga sintaks dasar.
- Membuat diagram dengan Mermaid.js Kami memberikan instruksi terperinci tentang cara membuat diagram menggunakan HTML dan JavaScript.
- Cara menggunakan Mermaid di WordPress Kami membahas cara mengintegrasikan Mermaid dengan WordPress, termasuk penggunaan plugin dan contoh nyata di dalam posting.
- Praktik terbaik untuk menggunakan Mermaid Kami menawarkan saran praktis tentang manajemen kode, optimasi kinerja, dan kustomisasi desain.
Kemungkinan Masa Depan untuk Mermaid.js
Mermaid.js adalah proyek sumber terbuka, dan mungkin akan terus menambahkan fitur baru serta format yang didukung di masa depan. Ia juga semakin banyak didukung di berbagai platform seperti GitHub, Notion, dan WordPress, sehingga potensi kasus penggunaannya diperkirakan akan berkembang lebih jauh.
Karena dapat diterapkan untuk banyak tujuan—seperti dokumen bisnis, presentasi, dan meningkatkan alat manajemen proyek—melanjutkan belajar dan berlatih Mermaid.js akan membantu Anda menggunakannya dengan lebih efektif.
Catatan Akhir
Dalam artikel ini, kami membahas Mermaid.js mulai dari dasar hingga penggunaan praktis. Karena ramah pemula dan juga berguna untuk dokumentasi profesional, pastikan untuk mencobanya.
Jika diperlukan, kembali ke panduan ini dan mulailah mengintegrasikan Mermaid.js ke dalam proyek nyata serta penulisan teknis Anda.


## 5. Praktik Terbaik untuk Menggunakan Mermaid
### Cara Mengelola Diagram Kompleks
#### 1. Membagi dan Mengatur Kode Anda
Saat membuat diagram yang kompleks, jaga kode Anda tetap teratur dengan mengikuti tips berikut.
* **Tambahkan komentar untuk setiap bagian**
